Jumat, 01 Juni 2012

Pembatasan BBM, Optimalkah?


Assalamu’alaikum wr.wb.

Salam blogger untuk kita semua. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang masalah pembatasan penggunaan BBM karena imbas dari rencana kenaikan harga BBM yang sedang hangat diperbincangkan saat ini baik di media cetak maupun di media elektronik. Yang sebelumnya Bahan Bakar Minyak (BBM) direncanakan akan naik pada awal April kemarin, akan tetapi Pemerintah menunda kenaikan BBM tersebut karena adanya beberapa pertimbangan. Rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar memang terus menuai pro dan kontra. Pemerintah beralasan kebijakan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dilakukan karena sudah terjadi pemakaian berlebihan atau over kuota dan kenaikan harga minyak dunia pun menjadi alasan yang mendasar.

Dan untuk mengurangi penggunaan BBM bersubsidi yang dikhususkan untuk masyarakat “menengah” ke bawah, Pemerintah sempat berencana untuk membuat beberapa aturan yang mengatur tentang pembatasan BBM besubsidi agar BBM bersubsidi tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan subsidi tesebut. Wacana tentang setiap kendaraan pribadi dilarang membeli BBM bersubsidi alias premium, yang harganya Rp4.500/liter. BBM bersubsidi itu hanya diperuntukkan kendaraan berpelat kuning (kendaraan angkutan umum) dan sepeda motor. Untuk mobil berpelat hitam, pilihannya ada dua, harus membeli pertamax atau berpindah ke bahan bakar gas.

Dan wacana tentang rencana pembatasan bahan bakar bersubsidi bagi mobil pribadi berdasarkan kapasitas mesin (cc) atau tahun produksi pun mencuat sebagai beberapa opsi yang akan diberlakukan. Seperti yang dikutip Kompas, Pemerintah dimungkinkan untuk membatasi bahan bakar minyak bersubsidi. Namun, pengawasannya harus dapat dijamin sehingga volume BBM dapat terkontrol dengan baik. Jika tidak, pembatasan BBM bersubsidi itu percuma dilaksanakan.

”Partai Golkar menolak jika pembatasan dilakukan dengan melarang mobil berkapasitas di atas 1.500 cc memakai BBM bersubsidi,” kata anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golkar, Satya W Yudha, di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Pemerintah belum memutuskan akan membatasi BBM bersubsidi, yaitu bensin dan solar. Sidang Kabinet Paripurna, Selasa, masih mendalami pembatasan BBM bersubsidi. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyatakan, pemerintah akan melarang penggunaan bensin untuk mobil pribadi 1.500 cc ke atas lewat sistem stiker (Kompas, 25/4/2012).

Baru baru ini Pemerintah akhirnya menganulir rencana pembatasan bahan bakar bersubsidi bagi mobil pribadi berdasarkan kapasitas mesin (cc) atau tahun produksi dan ini sudah dapat diduga-duga sebelumnya.

"Setelah kami uji coba di lapangan, rencana pembatasan BBM bersubsidi berdasarkan cc atau tahun itu sulit diterapkan," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Jero Wacik pada konferensi pers usai rapat kabinet terbatas bidang energi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (3/5/2012) kemarin.

Pembatasan berdasarkan kapasitas mesin dan tahun produksi dianggap lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya. Karena itu, kata Jero, pemerintah menunda kebijakan yang rencananya diterapkan Mei ini sampai waktu yang tidak ditentukan.

Jero meminta polemik pembatasan berdasarkan besaran kapasitas mesin atau tahun produksi dihentikan. "Jadi, sudah tidak perlu tanya itu lagi," katanya kepada wartawan.

Sudahkah Anda Berkarakter?


Assalamu’alaikum wr.wb.

Salam blogger untuk kita semua. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang menjadi individu yang berkarakter. Setiap Individu pasti memiliki karakter berbeda masing-masing bahkan anak kembar identik sekalipun. Karakter yang tepat merupakan suatu hal yang sangat penting yang harus dimiliki pemuda bangsa agar dapat tegar dalam hidup dan tidak mudah digoyahkan pendiriannya tetapi bukan menjadi seorang yang keras kepala.

Karakter sangat dibutuhkan dalam kegiatan sosial dan dalam lingkungan kerja sikalipun, Orang yang berkarakter pasti akan disegani banyak orang dan eksistensi dalam sosialiasi cukup tinggi. Sehingga orang lain tidak menggangap remeh orang yang berkarakter. Pandangan orang tentang pribadi yang berkarakter adalah sangat bersahaja dalam menjalani kehidupan, mudah bersosialisai dan memiliki banyak jaringan pertemenan. Yang terpenting adalah bagaimana cara kita agar menjadi suatu pribadi yang berkarakter.

Dari kriteria-kriteria di atas, jujur saya adalah individu yang belum sepenuhnya berkarakter, saya masih mencari bagaimana menjadi individu yang berkarakter kuat. Mungkin saya tidak sendirian dengan hal ini, banyak pemuda bangsa yang masih berusaha mencari jatidiri dan karakter untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurut saya peranan Orangtua dan Pemerintah juga sangat penting dalam menuntun anak-anak mereka dan para pemuda bangsa untuk membangun jiwa yang berkarakter kuat dan semestinya tokoh-tokoh masyarakat memberikan contoh yang baik kepada pemuda dan yang mudah dicerna oleh para pemuda.

Belakangan ini Pemerintah sedang rajin-rajinnya mencanangkan pendidikan berbasis karakter. Alasan utamanya adalah bahwa penurunan sikap warga Indonesia yang telah banyak berubah dari karakter bangsa yang sudah melegenda. Pemerintah lewat departemen pendidikan tentu tidak serta merta membuat keputusan seperti itu. Tawuran pelajar, demo yang kian lama jadi biasa, anggota dewan yang saling tidak menghormati satu sama lain, jiwa kebangsaan yang kian lama kian menyusut, tidak pedulinya dengan alam Indonesia, adab timur yang mulai terkikis dan berganti jadi adab barat yang notabene tak pernah disaring sama sekali, serta tidak adanya saling peduli antar sesama. Hal-hal itu seakan menambah deretan catatan baru bagi sejarah Indonesia yang akan datang.

Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk merubahnya hal-hal semacam diatas, ada yang mengatakan inilah dampak dari kemajuan zaman, dampak dari persaingan global, ada juga yang mengatakan ini dampak dari mekanisme pendidikan di Indonesia yang kurang kokoh dalam mengelola pondasi anak bangsa.

Pendidikan berbasis karakter telah dijelaskan dengan gamblang dalam perundang undangan permendiknas no 22/2006 tentang permendiknas dan inpres no 1/2010 tentang percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan, pendidikan karakter ditujukan untuk sekolah tingkakat dasar (SD-SMP). Memang berdasarkan surat edaran mentri pendidikan pendidikan karakter juga harus dilaksanakan pada tingkat perkuliahan sebagai pengelola pendidikan berkaraakter. Jadi tak ada sikap masa bodo  untuk kita, tak ada alasan untuk tidak menanmkan nilai karkter bagi kita.

Sebagai Mahasiswa generasi yang seharusnya banyak memberikan sumbangsih, bagaimanapun kepemimpinan yang akan yang menjadi salah satu tolak ukur karakter bangsa akan berpalingkepada para mahasiswa. bentuk karakter seperti Kerja sama, tanggung jawab, Mandiri, Percaya diri dan yang lainnya yang saat ini menjadi nilai yang ditanamkan tentu sudah dimiliki para mahasiswa, kalaupun belum pasti dalam perkuliahan karakter-karakter tersebut sudah diajarkan.

Dengar semua hal tersebut di atas ironis memang. Berpikir bijak dengan mengambil hikmah dan segi positifnya. Tetapi semua kembali kepada pribadi masing-masing, adakah kemauan untuk memiliki karakter dan kemauan untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ini. Saya masih punya banyak kekurangan dalam hidup, tetapi mudah-mudahan itu tidak menjadikan saya pribadi yang lemah, melainkan itu dapat dijadikan motivasi agar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Saya memeang belum berkarakter, tetapi saya berusaha dan ingin belajar bagaimana menjadi pribadi yang berkarakter dan menjadi diri sendiri bukan orang lain. Bagaimana dengan anda, anda sudah berkarakter?

Sekian dari tulisan ini, semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum wr.wb.

Sumber:
Gambar: google.co.id, inilah.com

Agama Sekedar Wacana


Assalamu’alaikum wr.wb.

Salam blogger untuk kita semua. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang Agama sekedar wacana. Agama, jujur saja hanya beberapa hal saja yang saya ketahui tentang Agama. Agama merupakan sebuah sarana kita dalam berhubungan dengan Tuhan. Disaat manusia mengalami kebingungan dalam pencarian hidupnya, Agama sangat dibutuhkan untuk memandu dan membimbingnya ke jalan yang benar dan diridhoi-Nya. 

Agama juga sanggup mengubah sempitnya ruang pikir umat manusia. Gelap memekatnya hati kita menjadi lapang dan bercahaya. Pada situasi dimana antar kelompok orang begitu mudahnya saling menumpahkan darah, agama telah banyak sanggup merukunkan dan mendamaikannya.

Jadi, memaknai Agama dengan sebenarnya adalah keharusan bagi setiap umat beragama supaya Agama benar-benar menjadi suatu kebutuhan manusia yang hanif tersebut. Sehingga keberadaan Agama tetap langgeng dan tak tergantikan oleh paham-paham sesat lainya, dan Agama bukan berhala yang patut disembah, melainkan sebuah sarana menghubungkan umat dengan Tuhan.

Tetapi sekarang ini ironis memang, Agama hanya sekedar dijadikan wacana, tak sedikit orang yang mengingkari ajaran Agamanya masing-masing. Perbuatan yang dilarang oleh ajaran Agama pun dihalalkan banyak orang karena beberapa faktor yang menyebabkan dirinya melakukan hal-hal demikian. Keserakahan dan sikap tidak peduli terhadap sesama pun menjadi masalah yang tidak kecil dinegeri ini. Kasus-kasus korupsi kian membuat penging telinga kita, belum lagi tawuran antar pelajar, antar suporter sepakbola didasari oleh rasa saling tidak peduli antar sesama yang pada akhirnya saling membunuh satu sama lain dan masih banyak lagi masalah-masalah yang jauh dari norma dan aturan Agama.

Belum lama ini ada beberapa kasus penistaan agama bahkan penciptaan Agama baru pun tidak terelakan lagi serta ajaran-ajaran sesat yang itu semua dibuat agar dirinya merasa bebas semaunya melakukan hal-hal yang diinginkan sesuai dengan kata hatinya dan tidak ada yang bisa membatasinya kecuali batasan-batasan yang dibuat oleh dirinya/organisasinya masing-masing.

INAFIS Card, Efektifkah?


Assalamu’alaikum wr.wb. 

Salam blogger untuk kita semua. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang masalah INAFIS card yang merupakan smart card (kartu pintar) yang nantinya digunakan untuk mengindentifikasi setiap individu, warga negara Indonesia tak terkecuali bayi yang baru lahir segera kehadirannya terekam ke dalam INAFIS.

INAFIS atau Indonesia Automatic Fingerprint Identification System adalah sebuah sistem identifikasi sidik jari warga negara Indonesia, sistem ini memiliki pusat data dan memiliki fungsi penting yakni bisa melacak suatu kasus kejahatan dengan sidik jari. Selain itu  untuk membantu kepolisian untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. INAFIS Card diterbitkan oleh POLRI. Dalam rencana tersebut banyak kalangan yang mendukung tetapi tidak sedikit juga kalangan yang kontra, ada beberapa kalangan yang beropini proyek INAFIS Card rawan terhadap tindakan korupsi, E-KTP belum sepenuhnya terealisasi, sekarang sudah ada lagi INAFIS Card.

Seperti yang dikutip Republika.co.id sebagai berikut:
"Kita berharap seluruh penduduk Indonesia sudah terdatakan dalam server komputer dan terpusatkan di negara. Kita punya identifikasi INAFIS, sidik jari yang dimiliki oleh kita, tapi di satukan dengan e-KTP yang sekarang dibangun," ujarnya dalam acara Launching INAFIS Card di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (17/4).

Menurut Sutarman kehadiran INAFIS memberikan satu masukan agar identifikasi seseorang itu tidak hanya memuat nama, tempat tanggal lahir, melainkan juga foto, sidik jari, nomor kendaraan, nomor BPKB, nomor sertifikat rumah, dan nomor rekening bank.

Sistem ini, kata dia, juga memudahkan seseorang untuk mengetahui jumlah pajak yang harus di bayar. Pemungut pajak pun tidak perlu lagi bertemu dengan wajib pajak, sehingga menghilangkan bentuk-bentuk kolusi. Menurutnya, identitas dalam INAFIS juga akan memudahkan seseorang apabila menjadi korban kejahatan, maka akan mudah teridentifikasi.

Sutarman menuturkan, INAFIS sudah dibangun di 41 titik di beberapa daerah provinsi. Nanti, akan ditambah 41 unit lagi. Meski demikian, ia mengaku, INAFIS Card bukanlah sesuatu yang wajib di miliki, tapi kepolisian hanya mengimbau agar masyarakat terdaftar identitasnya.

Minggu, 15 April 2012

Setiap Kali Minum Susu, Kok Saya Diare?


Assalamu’alaikum wr wb. Salam sejahtera untuk kita semua. Dalam kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang Diare yang disebabkan karena meminum susu. Bagaimana kalau setiap kali kita minum susu selalu diare? Padahal susu adalah minuman yang menyehatkan dan kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita.
Diare sehabis minum susu disebut juga Intoleransi Laktosa, tidak tahan pada salah satu komponoen susu yaitu Laktosa atau tubuhnya tidak dapat mencerna laktosa tersebut.. Laktosa itu sendriri adalah sejenis karbohidrat yang terkandung di dalam susu. Mengapa begitu? Karena enzim lactase dalam organ pencernaannya kurang, atau sel prmbentuk enzimnya kurang, atau ada kelainan-kelainan lainnya. Penyebab itu sendiri tidak di ketahui pasti. Keadaan ini dapat terjadi pada siapapun, baik bayi, anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun. Bias juga karena factor genetik. Sedangkan idealnya, laktosa dipecah oleh enzim laktase menjadi glukosa dan galaktosa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk energy dan pertumbuhan.
Ciri-ciri penderita intoleransi laktosa adalah diare setelah minum susu. Sifat laktosa yang menarik air akan memperparah karena semakin banyak susu yang diberikan maka semakin banyak pula diarenya. Keadaan ini jiga tidak cepat di cegah akan berlanjut hingga anak usia dewasa. Kebutuhan berbagai vitamin dan mineral yang terkandung dalam susu, bias diganti dengan pemberian susu yang bebas laktosa atau susu kedelai yang memang tidak mengandung laktosa. Solusi lain tentu dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang sehingga kebutuhan gizi dapat tercukupi.
          Alergi susu sapi. Terus apa bedanya Inoleransi Laktosa dengan alergi susu sapi. Cirri keduanya memang hampir sama. Namun alergi susu sapi disebabkan karena protein susu sapi yang terkandung didalamnya. Cirinya yaitu kemerahan pada kulit atau rasa gatal. Alergi susu sapi biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia. Untuk penderita alergi susu sapi biasanya diberikan susu sapi yang proteinnya sudah dipecah menjadi partikel-partikel kecil. Dikenal dengan istilah susu hypoallergenic. Untuk mengetahui lebih pasi apakah kita termasuk dalam orang yang menderita Intoleransi Laktosa atau alergi susu sapi sebaiknya kita pergi ke dokter atau rumah sakit untuk melakukan tes alergi.
          Saya rasa cukup untuk ulasan ini. Terimakasih dan jangan lupa mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan seimbang. Akhir kata, wa billahitoufiq wal hidayah. Wassalamu’alaikum wr wb.
Narasumber : Dedeh Kurniasih
gambar: google.co.id
























Tentang Telepati


Pertanyaan diatas memang sering kali muncul dikalangan orang awam. Secara etimologi, kata telepati berasal dari kata “TELE” yang berarti “Jauh” dan kata “PATHOS” yang berarti “Perasaan”. Karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa telepati merupakan suatu kemampuan untuk merasakan segala sesuatu dari jauh. Disadari atau tidak, kita sebenarnya sering mengalami gejala-gejala dari telepati tersebut. Gejala tersebut misalnya ketika hendak mengatakan sesuatu kepada teman, namun secara bersamaan teman kita pun mengatakan perkataan yang sama dengan yang hendak kita ucapkan. Atau contoh lain ketika hendak dibokong dari belakang tanpa sengaja kita menoleh dan melihat orang yang akan membokong kita.
Contoh diatas, memang terkesan sebagai suatu peristiwa yang bisa terjadi karena aspek kebetulan belaka. Penilaian ini tidak sepenuhnya salah. Namun dibalik apa yang dianggap sebagai suatu kebetulan itu, sesungguhnya kekuatan telepati sudah bekerja mempengaruhi simpul-simpul saraf reflek kita.

Pada abad 18, ada seorang sarjana swedia yang bernama Emanuel Swedenborg yang tertarik dengan Occultisme. Pernah suatu ketika dia bersama sejumlah cendekiawan sedang rapat. Namun secara tiba-tiba dia meninggalkan rapat dan segera berlari keluar sambil mengatakan ada kebakaran di Stockholm . Melihat gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Emanuel ini, terang saja orang yang hadir menganggap dia tidak waras lagi. Namun berselang satu jam kemudian, terdengar kabar di Stockholm terjadi kebakaran yang hebat dan menghanguskan banyak rumah dikota itu termasuk tempat rapat Emanuel. Mungkin, kita menganggap peristiwa ataupun hal seperti itu biasa-biasa saja. Ya bisa jadi kita menganggapnya, sekali lagi hanya kebetulan belaka. Namun gejala-gejala semacam inilah yang dikembangkan sehingga menjadi sebuah ilmu yang kita kenal sebagai ilmu telepati.

Jika dikategorikan kedalam jenisnya, maka telepati dapat dibagi menjadi dua bagian:

Telepati Hikmah:
Sarana yang dipergunakan dalam telepati hikmah sangat sederhana sekali, karena setiap umat islam pasti hapal surat Al Fatihah. Sebagai Ummul kitab surat Al Fatihah banyak mengandung hal-hal yang berguna untuk dunia dan akhirat. salah satunya untuk telepati. Dengan mengirimkan surat Al Fatihah dengan cara-cara tertentu kita dapat mengobati seseorang yang sedang gelisah, cemas dan stress dari jarak jauh. Ini jelas bukan kebetulan belaka.
Telepati Spiritual:
Telepati Spiritual mempunyai banyak cara yang dilakukan si pelaku dan bermacam ritualpun bisa digelar. mulai dari yang biasa sampai yang nyeleneh pun ada. Telepati spiritual ini memang sangat populer di kalangan masyarakat kita karena kemampuannya yang dapat dipergunakan untuk berbagai hal, salah satunya untuk berkomunikasi jarak jauh.

Hal-hal penting dalam telepati:
Beberapa hal yang harus diperhatikan bagi seseorang yang ingin melakukan telepati, yang terpenting adalah harus pandai mengatur posisi ruangan dimana biasanya dia melaksanakan telepati. Selanjutnya adalah :
a. Jangan memakai bau-bauan yang menyengat.
b. Jauh dari keramaian, hal ini bisa disiasati dengan melakukan telepati dimalam hari.
c. Hindari warna yang mencolok seperti merah dan kuning.
d. Hindari ruangan kita melakukan telepati dari cahaya matahari langsung.
e. Pengaturan cahaya tidak boleh terlalu terang karena dapat memecah konsentrasi kita.

CARA MELAKUKAN SUGESTI
Saat melakukan sugesti kita harus mampu menyatukan dan menyelaraskan perkataan dengan kehendak batin kita. Disini dapat kita pergunakan saran yang singkat, padat dan berisi. Saran yang telah diprogram harus disimpan dan direkam di alam bawah sadar kita, jangan coba-coba untuk mengubahnya sebab konsentrasi jelas akan terganggu. Ini juga dimaksudkan agar alam bawah sadar kita terbiasa menerima saran ataupun sugesti positif. Karena pada dasarnya kekuatan batin bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh alam bawah sadar kita lebih dulu. Jadi sebelum mensugesti orang lain kita harus mensugesti batin dan alam bawah sadar kita lebih dulu.
Sugesti itu bisa keyakinan bahwa apapun sugesti yang anda kirimkan pada orang lain akan mampu mempengaruhi alam bawah sadar orang tersebut.

CARA MELATIH KONSENTRASI
Konsentrasi sangat diperlukan saat melakukan telepati, karena konsentrasilah yang sangat berperan untuk mencapai obyek yang hendak dituju. Namun untuk mencapai konsentrasi sempurnah seseorang harus rajin berlatih. Diantara latihan tersebut anda dapat melakukan dengan cara membaca buku sambil mendengarkan radio. Usahakan anda berkonsentrasi pada bacaan buku tersebut sehingga tidak mendengar lagi suara radio tersebut. sangat bagus bila anda bisa membaca abjad bolak-balik tanpa salah melafalkannya. ini berarti hampir sempurna. Kalau sudah melaluinya berarti anda akan mudah dalam melakukan konsentrasi dan telepati.
Seorang ahli telepati memang sangat dituntut harus mampu berkonsentrasi dan menciptakan visualisasi batin kepada obyek tujuannya. Visualisasi ini bisa berbentuk cahaya penghubung antara telepatis dengan obyek. Disini perlu dijelaskan bahwa pada saat berkonsentrasi anda harus mampu menghadirkan gambar orang yang akan menjadi obyek anda, dengan catatan gambar tersebut harus jelas dan tidak hilang timbul. Setelah semuanya ini anda kuasai barulah diisi dengan sugesti yang menjadi tujuan anda. Dalam kehidupan sehari-hari mungkin anda pernah melihat atau mengalami seorang paranormal bisa membaca pikiran orang yang menjadi lawan bicaranya. Bagi orang awam mungkin ini sangat menakjubkan sekali, namun tidak demikian dengan orang yang menguasai ilmu telepati. Hal ini sangat wajar bagi siapapun yang menguasai telepati, atau paling tidak sudah mampu mensugesti alam bawah sadarnya.

WLAN Overview & Introducing


Assalamu’alaikum wr.wb . Salam blogger. Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas apa sih yang di maksud dengan Wireless? Atau yang sering kita dengar yaitu Wi-Fi. Dalam era serba canggih di masa modern sekarang ini banyak orang yang memilih untuk dapat melakukan sesuatu secara praktis, cepat, dan tepat guna. Untuk dapat terkoneksinya internet secara praktis dan tanpa kabel yang terhubung hanya dengan melalui gelombang radio dan melalui perantara udara wireless lah jawabannya. Apakah anda punya sedikit waktu luang?. Jika ada mungkin anda bisa membaca artikel dibawah ini dengan seksama J. Pertama kita mulai pengenalannya.
Wireless LAN adalah jaringan LAN tanpa kabel, dengan menggunakan gelombang radio dan mediasi udara.
Keuntungan pada sistem access point
·        Untuk sistem AP dengan melayani banyak PC tentu lebih mudah pengaturan dan computer client dapat mengetahui bahwa disuatu ruang ada sebuah hardware atau computer yang memancarkan signal Access Point untuk masuk kedalam sebuah network .
·        Bila mengunakan hardware khusus, maka tidak diperlukan sebuah PC berjalan 24 jam untuk melayani network. Banyak hardware Access point yang yang dihubungkan ke sebuah hub atau sebuah jaringan LAN. Dan computer pemakai Wifi dapat masuk kedalam sebuah jaringan network.
·        Dan sistem security pada model AP lebih terjamin. Untuk fitur pengaman sebuah Hardware Access Point memiliki beberapa fitur seperti melakukan block IP, membatasi pemakai pada port dan lainnya.
Latar belakang berkembangnya WLAN adalah:
·        Kebutuhan sharing informasi dan exchange data secara realtime.
·        Adanya keterbatasan area yang bisa dijangkau kabel.
·        mahalnya infrastruktur kabel telepon.


Kelebihan dan Kelemahan WLAN
·        Dengan WLAN pada kondisi tertentu mempunyai simplicity, mobility, compatibility dan cost reduction yang bagus.
·        WLAN lebih rentan pencurian dan penyadapan data karena data yang dikirim dibroadcast dan rentan terhadap gangguan cuaca.
  

Mengucapkan Salam Menurut Islam


Assalamu’alaikum wr wb. Salam ngeblogs selalu. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang tata cara mengucapkan salam menurut Islam. Salam memang penting diucapkan sebagai tanda kita menghargai seseorang dan seseorang menghargai kita. Salam juga dapat dikatakan doa.
Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hasyr Ayat 23:
Dialah Allah, tidak ada ilaah(sesembahan) yang layak kecuali Dia,
Maha Rajadiraja, yang Maha Suci, Maha Sejahtera, Maha Mengaruniai
rasa aman, Maha Memelihara, Maha Perkasa, Maha Kuasa, Maha
Memiliki segala keagungan. Maha Suci Allah dari segala yang mereka
persekutukan.
Didalam ayat ini, As-Salaam (Maha Sejahtera) adalah satu dari
Nama-nama Agung Allah SWT. Kini, Kita akan mencoba untuk memahami arti, keutamaan dan penggunaan kata Salam.
Sebelum terbitnya fajar Islam, orang Arab biasa menggunakan
ungkapan-ungkapan yang lain, seperti Hayakallah ( حياك الله ) yang artinya
semoga Allah menjagamu tetap hidup, kemudian Islam memperkenalkan
ungkapan Assalamu ‘alaikum. Artinya, semoga kamu terselamatkan dari
segala duka, kesulitan dan nestapa. Ibnu Al-Arabi didalam kitabnya Al-
Ahkamul Qur’an mengatakan bahwa Salam adalah salah satu ciri-ciri Allah
SWT dan berarti Semoga Allah menjadi Pelindungmu.
Ungkapan Islami ini lebih berbobot dibandingkan dengan ungkapanungkapan
kasih-sayang yang digunakan oleh bangsa-bangsa lain. Hal ini
dapat dijelaskan dengan alasan-alasan berikut ini.
1. Salam bukan sekedar ungkapan kasih-sayang, tetapi memberikan juga
alasan dan logika kasih-sayang yang di wujudkan dalam bentuk doa
pengharapan agar anda selamat dari segala macam duka-derita. Tidak
seperti kebiasaan orang Arab yang mendoakan untuk tetap hidup,
tetapi Salam mendoakan agar hidup dengan penuh kebaikan.
2. Salam mengingatkan kita bahwa kita semua bergantung kepada Allah
SWT. Tak satupun makhluk yang bisa mencelakai atau memberikan
manfaat kepada siapapun juga tanpa perkenan Allah SWT.
3. Perhatikanlah bahwa ketika seseorang mengatakan kepada anda, “Aku
berdoa semoga kamu sejahtera.” Maka ia menyatakan dan berjanji
bahwa anda aman dari tangan (perlakuan)nya, lidah (lisan)nya, dan ia
akan menghormati hak hidup, kehormatan, dan harga-diri anda.
Ibnu Al-Arabi didalam Ahkamul Qur’an mengatakan:
Tahukah kamu arti Salam? Orang yang mengucapkan Salam itu
memberikan pernyataan bahwa ‘kamu tidak terancam dan aman
sepenuhnya dari diriku.’
Kesimpulannya, bahwa Salam berarti, (i) Mengingat (dzikr) Allah
SWT, (ii) Pengingat diri, (iii) Ungkapan kasih sayang antar sesama Muslim,
(iv) Doa yang istimewa, dan (v) Pernyataan atau pemberitahuan bahwa
‘anda aman dari bahaya tangan dan lidahku’
Sebuah Hadits merangkumnya dengan indah:
Muslim sejati adalah bahwa dia tidak membahayakan setiap Muslim
yang lain dengan lidahnya dan tangannya
Jika kita memahami hadits ini saja, sudahlah cukup untuk
memperbaiki semua umat Muslim. Karena itu Rasulullah Muhammad SAW
sangat menekankan penyebaran pengucapan Salam antar sesama Muslim
dan beliau menyebutnya sebagai perbuatan baik yang paling utama
diantara perbuatan-perbuatan baik yang anda kerjakan.
Ada beberapa Sabda Rasulullah, SAW yang menjelaskan
pentingnya ucapan salam antar seluruh Muslim.
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW
bersabda: “Kamu tidak dapat memasuki Surga kecuali bila kamu beriman.
Imanmu belumlah lengkap sehingga kamu berkasih-sayang satu sama
lain. Maukah kuberitahukan kepadamu sesuatu yang jika kamu kerjakan,
kamu akan menanamkan dan memperkuat kasih-sayang diantara kamu
sekalian? Tebarkanlah ucapan salam satu sama lain, baik kepada yang
kamu kenal maupun yang belum kamu kenal.” (Muslim)
Abdullah bin Amr RA mengisahkan bahwa seseorang bertanya
kepada Rasulullah SAW, “Apakah amalan terbaik dalam Islam?”
Rasulullah SAW menjawab: Berilah makan orang-orang dan tebarkanlah
ucapan salam satu sama lain, baik kamu saling mengenal ataupun tidak.”
(Sahihain)
Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW
bersabda:”Orang yang lebih dekat kepada Allah SWT adalah yang lebih
dahulu memberi Salam.” (Musnad Ahmad, Abu Dawud, dan At Tirmidzi)
Abdullah bin Mas’ud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Salam adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah
turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam. Ketika seseorang memberi
salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika
jama’ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk
yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab
ucapan salam.” (Musnad Al Bazar, Al Mu'jam Al Kabir oleh At Tabrani)
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Orang kikir yang sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam
menyebarkan Salam.”
Allah SWT berfirman didalam Al-Qur’an Surat An-Nisa Ayat 86:
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan maka balaslah
dengan penghormatan yang lebih baik, atau balaslah dengan yang serupa.
Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.
Demikianlah Allah SWT memerintahkan agar seseorang membalas
dengan ucapan yang setara atau yang lebih baik. Hal ini telah dicontohkan
oleh Rasulullah SAW sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Jarir dan
Ibnu Abi Hathim. Suatu hari ketika Rasulullah SAW sedang duduk
bersama para sahabatnya, seseorang datang dan mengucapkan, السلام
عليكم “Assalaamu’alaikum.” Maka Rasulullah SAW pun membalas dengan
ucapan وعليكم السلام ورحمة “Wa’alaikum salaam wa rahmah” Orang
kedua datang dengan mengucapkan السلام عليكم ورحمة الله “Assalaamu’alikum
wa rahmatullah” Maka Rasulullah membalas dengan, وعليكم السلام ورحمة الله
وبركاته “Wa’alaikum salaam wa rahmatullah wabarakatuh” . Ketika orang
ketiga datang dan mengucapkan “Assalaamu’alikum wa rahmatullah wabarakatuhu.” Rasulullah SAW menjawab: وعليك ”Wa’alaika”.
Orang yang ketiga pun terperanjat dan bertanya, namun tetap
dengan kerendah-hatian, “Wahai Rasulullah, ketika mereka mengucapkan
Salam yang ringkas kepadamu, Engkau membalas dengan Salam yang
lebih baik kalimatnya. Sedangkan aku memberi Salam yang lengkap
kepadamu, aku terkejut Engkau membalasku dengan sangat singkat
hanya dengan wa’alaika.” Rasulullah SAW menjawab, “Engkau sama
sekali tidak menyisakan ruang bagiku untuk yang lebih baik. Karena itulah
aku membalasmu dengan ucapan yang sama sebagaimana yang di
jabarkan Allah didalam Al-Qur’an.”